DIKEJAR DEADLINE

25 Februari 2008 at 10:27 am Tinggalkan komentar

Hari itu tanggal … (bulan Februari 2006) saya ikut mengirim barang (komputer) sewaan ke salah satu loyal customer kami, PT. Indonesia Power. Waktu itu kebetulan saya ikut karena jumlah komputer yang disewa lumayan banyak, yaitu sebanyak 35 unit plus 3 unit sebagai cadangan (backup). Komputer backup ini merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh kami RH ProRent dan tidak dikenakan biaya tambahan (free charge).

Selain untuk mengontrol pengiriman dan pemasangan (instalasi) komputer oleh para teknisi kami, kesempatan itu juga saya gunakan untuk bertemu langsung dan bersilaturahmi dengan contact-person-nya pihak PT. Indonesia Power UBP Sglg, guna lebih mempererat jalinan kerjasama kami.

Pada saat saya sedang sibuk membantu instalasi komputer, handphone saya bunyi, dan ternyata dari Bank Indonesia yang berencana untuk sewa komputer desktop Pentium-4 sebanyak 95 unit, untuk acara “Sosialisasi Sistem Laporan Bulanan BPR”. Barang biasanya dikirim sehari sebelumnya, ini berarti tinggal 2 hari lagi. Waduh, waktu itu saya sempat was-was, soalnya order-nya mendadak sekali, bayangkan 95 unit plus 5 unit sebagai backup harus siap dalam waktu 2 hari. Dan waktu efektif persiapannya berarti cuman 1 hari, soalnya hari keduanya sudah masuk waktu pengiriman.

Perlu diketahui juga, meskipun barang yang tersedia selalu siap dengan jumlah berapapun yang dipesan, biasanya kami menyarankan pada para customer kami untuk order paling telat 3 hari sebelumnya, apalagi untuk jumlah banyak. Hal ini perlu karena barang yang akan disewa harus melalui pengecekan akhir sebelum dikirim. Selain itu apabila stock komputer yang siap disewa (sudah dirakit) tidak mencukupi karena sedang banyak penyewaan, maka sebelumnya kami harus merakitnya terlebih dulu.

Untuk komputer ini rata-rata jumlah sewanya dalam satu order minimal 10 unit. Beda dengan barang lainnya, misalnya LCD Projector yang jumlah sewanya dalam satu order rata-rata tidak lebih dari 1 unit, order yang sangat mendadak sekalipun kalau untuk LCD Projector ini, misalnya 1 jam sebelum acara juga tidak menjadi masalah.

Dan saya ingat, kalau tidak salah komputer Pentium-4 yang tersedia di gudang yang sudah dirakit waktu itu tidak lebih dari 20 unit, karena kebetulan waktu itu lagi ramai-ramainya penyewaan komputer dengan masa sewa yang bersamaan. Berarti kekurangannya yang harus dirakit adalah sebanyak 80 unit, waduh maaak!, 2 hari ke depan bakalan jadi hari-hari yang melelahkan (buat para teknisi sih… hehehe).

Pada saat itu juga saya langsung mengontak teknisi ke kantor via telepon, agar menyiapkan komputer (merakit) sebanyak 80 unit atau lebih (dilebihin kalau sempet, untuk jaga-jaga kalau-kalau ada pesanan mendadak lagi). Dan tidak lupa juga mengontak si Bos untuk mengabarinya. Memang tidak seperti biasanya, untuk proyek pemesanan ini si Bos saya kontak karena seperti yang saya jelaskan di atas, kondisi pada saat itu sedang rawan, dikejar dead-line.

Instalasi komputer di PT. Indonesia Power UBP Sglg selesai sekitar jam 17.00, dan kami langsung bergegas balik ke markas. Sesampainya di markas sekitar jam 18.00, saya sempat kaget, karena suasananya kelihatan sibuk sekali, terutama di ruang teknisi, padahal jam-jam segitu sudah lewat jam pulang kerja, dan biasanya kantor sudah sepi.

Ternyata informasi yang saya sampaikan pada si Bos tadi, ditindaklanjuti dengan mengomandoi para teknisi untuk segera mempersiapkan segala sesuatunya (responsif juga si Bos ini, hehe).

Asep salah satu teknisi senior kami, lagi sibuk merakit, masangin kepingan mother-board pada casing-nya, dibantu sama si Rudi, Wawan dan Agus. Tidak jauh dari mereka, di bagian tahapan kedua si Bejo yang juga teknisi, dibantu si Ogi lagi sibuk masangin harddisk ke mother-board yang sudah terpasang di casing-nya. Di sudut lain pada tahapan proses ketiga Itang masangin CDROM drive dan floppy disk.

Tidak ketinggalan Supri yang bagian Gudang, sibuk nyiapin dan ngitung komponen-komponen yang dibutuhkan. Bahkan Yaya, pengemudi yang baru tiba bareng saya tadi, ikut nimbrung membantu.

Pokoknya, saat itu semua pada sibuk, termasuk office-boy yang sibuk nyiapin kopi dan snack. Bahkan si Bos, meskipun tidak ikut membantu tentunya, ikut hadir menemani para anak buahnya yang lagi pada sibuk, dan sesekali mengangkat HP-nya yang sering banget bunyi.

Meskipun masih cape, saya juga ikut nimbrung membantu si Bejo nge-ghost harddisk. Malam itu betul-betul malam yang melelahkan, semua tidak tidur alias pada begadang, namun bagi saya mengasikkan dan menantang juga.

Akhirnya semua komputer yang dipesan BI sebanyak 95 unit plus 5 unit backup itu, selesai dirakit dan dites tepat jam 09.00 pagi. Sedangkan semua teknisi pada nungging di kursi sofa, kelelahan. Namun perjuangan belum selesai, pengiriman barang sudah harus dimulai sore itu juga, karena acara akan dimulai besok harinya. Bravo teknisi, good job!

Posted by: Project Manager RH ProRent – Rajanya Sewa Komputer

Entry filed under: Project Diary. Tags: .

KEMBALI KE LAPTOP Cari Sana Sini Mentok di Raja Rental

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Februari 2008
S S R K J S M
    Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: