Kenapa Musti Beli? Kenapa Musti Sewa?

25 Februari 2008 at 4:50 am Tinggalkan komentar

Beli atau SewaApabila sebuah perusahaan ataupun instansi menyewa sesuatu barang, itu bukan berarti mereka tidak mampu untuk membelinya, namun lebih kepada pertimbangan efisiensi.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan berencana akan mengadakan program pelatihan IT untuk para karyawannya dengan cara serempak. Untuk itu,  pelaksanaannya tentu saja dibutuhkan sejumlah komputer sebanyak peserta yang akan ikut pelatihan tersebut. Di perusahaan tersebut sebetulnya sudah tersedia komputer, yaitu yang dipakai setiap karyawan tadi untuk operasional kerjanya. Namun masalahnya, pelatihan akan dilaksanakan di satu ruangan lain berbentuk kelas, sedangkan komputer yang ada berada di setiap ruangan yang berbeda berdasarkan departemen dan bagian-bagiannya.

Apabila menggunakan komputer yang ada tersebut, maka instalasi kabel-kabelnya harus dilepas dahulu kemudian diangkut ke ruangan tempat pelatihan, terjadilah kerepotan pertama. Setelah semua terkumpul di ruang pelatihan, komputer dipasang kembali sesuai formasi yang diinginkan (biasanya format class), timbullah kerepotan kedua. Kemudian setelah selesai, diangkut kembali ke setiap ruangan asalnya, terjadilah kerepotan ketiga. Belum lagi terjadi kerusakan hardware akibat perpindahan tersebut.

Atau sebuah perusahaan mengeluarkan dana untuk membeli sejumlah komputer khusus untuk pelatihan, sebut saja jumlahnya 10 unit. Komputer 10 unit ini bukan untuk operasional, maka tentu saja tidak digunakan setiap hari seperti komputer untuk operasional kerja harian. Namun maintenance tetap harus dilaksanakan, karena resiko kerusakan tetap saja ada.

Selain itu, karena perkembangan teknologi IT begitu pesat, maka resiko penyusutan pun terasa akan cepat. Hingga tidak sampai umur 2 tahun, komputer-komputer tersebut sudah tidak dapat lagi mengikuti perkembangan software yang begitu cepat, dan akhirnya tidak terpakai lagi. Kalaupun komputer-komputer itu dilelang, harganya bisa merosot sampai 60%.

Lain halnya apabila sewa, penyewa tinggal konsentrasi pada subtansi dan inti acara, perangkat dan sarana sudah disiapkan oleh penyedia jasa sewa, tinggal pakai saja, tidak usah repot-repot dan pusing-pusing. Budget sudah jelas sesuai dengan harga sewa, sehingga dapat dengan mudah dialokasikan. Beda dengan beli, setelah mengalokasikan dana untuk membeli, biaya maintenance dan penyusutan tidak dapat diprediksi (tidak dapat di-budget-kan), karena kerusakan sebuah barang tidak akan dapat diketahui sebelumnya, kapan (rusaknya), apa (yang rusaknya) dan berapa (biaya service-nya). Belum lagi resiko lainnya seperti hilang atau dicuri.

Cuman saja, apabila menyewa komputer ataupun perangkat bisnis lainnya, musti pandai-pandai dan berhati-hati mencari penyedia jasa sewa-nya, kalau tidak, bisa-bisa acara anda tidak berjalan lancar karena perangkat yang disewa tidak sesuai dengan kebutuhan atau barang yang diperlukan jumlahnya tidak tersedia pada hari H-nya. Amannya untuk urusan sewa perangkat bisnis hubungi saja kami, beres!

Jadi, apabila ada pertanyaan “Kenapa musti sewa?”, maka jawabannya adalah “Kenapa musti beli?.”

Posted by: RH ProRent – Rajanya Sewa Komputer

Entry filed under: Artikel. Tags: , .

TOP 5 Perusahaan Rental Komputer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Februari 2008
S S R K J S M
    Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: